Tren "Bibir Tanduk Kerbau" di Thailand Malah Jadi Bencana Nih! Kenapa Ya?
Foto: Facebook/Dr Apple Surgery
Viral

Tren "Bibir Tanduk Kerbau" di Thailand Malah Jadi Bencana Nih! Kenapa Ya?

Minggu, 30 Apr 2017 | 16:56 | Fellyanda Suci Agiesta

WinNetNews.com - Operasi plastik pada wajah di Thailand sudah terjadi selama 5 tahun terakhir, dengan wanita menghabiskan ribuan dolar agar bibir mereka mirip 'tanduk kerbau'. Dikenal sebagai "bibir krachap", prosedur kosmetik rupanya hanya populer di Thailand.

Dinamai dengan kastanye air yang dikenal sebagai krachap di Thailand, karena bentuknya, yang menyerupai kepala kerbau atau kelelawar terbang, prosedur kosmetik kontroversial ini telah menjadi semakin populer di kalangan wanita muda selama empat atau lima tahun terakhir.

Tidak jelas bagaimana trennya dimulai, namun posting di forum internet operasi plastik Dungdong mengungkapkan bahwa orang telah berbicara tentang bentuk bibir seperti kupu-kupu pada awal 2009, dalam keinginan agar bisa mirip dengan aktris Patcharapa "Aum" Chaichua. Tapi ini semakin memburuk dalam beberapa tahun terakhir dan ahli bedah plastik sangat ingin menghentikannya.

"Ini masalah nasional, bibir ini, saya menyalahkan internet karena itu," kata ahli bedah plastik Chamnong Chirawichada kepada Bangkok Post.

image0

"Terkadang saya membutuhkan waktu setengah jam untuk meyakinkan pasien agar tidak melakukannya, tapi kemudian mereka mendapatkannya di tempat lain. Pengurangan bibir tidak sesuai untuk semua orang. " katanya.

Bibir Krachap mudah dikenali dari bagian tengah menonjol ke bibir atas, yang dilakukan dengan cara mengeluarkan jaringan dari bagian kiri dan kanan bibir, sehingga lebih tipis. Masalahnya bukan bentuknya, tapi komplikasi yang muncul saat oramg terlalu jauh menjalani operasi bibir ini.

Bibir tipis sangat populer di Thailand, namun terkadang menjadi sangat ekstrem sehingga bibir tidak saling menyentuh sama sekali saat mulut tertutup, atau hilang sama sekali saat orang tersebut tersenyum. Forum operasi plastik penuh dengan laporan prosedur yang gagal, namun hal itu tampaknya tidak menakut-nakuti orang.

Chamnong mengklaim telah menolak ribuan permintaan bibir krachap selama lima tahun terakhir, dan bahkan melipatgandakan harga operasi agar setiap orang tak melakukan operasi ini. Tapi permintaan terus datang, dan jika mereka tidak dapat memiliki prosedur di kliniknya, mereka akan mencari dokter lain.

image1

Dr. Pusit Jittilaongwong mengakui bahwa operasi bibir krachap menghasilkan 90% dari bisnisnya, walaupun ia memiliki harga paling mahal untuk prosedur di negara ini - 30.000 baht per bibir, atau 55.000 untuk keduanya. Sekitar 70% kliennya adalah wanita.

Popularitas operasi kosmetik yang tidak biasa ini di Thailand mungkin terkait dengan sifat takhayul masyarakatnya. Beberapa ahli bedah plastik telah mengkonfirmasi bahwa banyak dari mereka yang meminta prosedur ini percaya bahwa itu akan memberi mereka ketenaran dan keberuntungan, dan tampaknya media juga salahpaham dengan itu.

TAGS:
Thailandoperasi plastikoperasi bibirbibir krachapbibir tanduk kerbau

RELATED STORIES

Loading interface...