Trotoar Jalan Jatibaru Jadi Lapak Parkir Liar

Oky
Oky

Trotoar Jalan Jatibaru Jadi Lapak Parkir Liar Sumber : Istimewa

Winnetnews.com - Restu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperbolehkan para PKL yang biasa berdagang diatas trotoar Tanah Abang untuk berjualan di Jalan Jati Baru Raya dijadikan ‘proyek bisnis' oknum tertentu.

Para oknum tersebut tak lain adalah juru parkir (jukir) liar yang ‘menyerebot’ fasilitas trotoar bagi pejalan kaki untuk digunakan sebagai lahan parkir sepeda motor di kawasan tersebut.

“Yang mau belanja (di Jalan Jati Baru Raya) parkir di sini,” teriak seorang penjaga parkir liar di trotoar Jati Baru Raya, Jumat (22/12/2017).

Mendengar arahan tersebut, beberapa pengunjung yang hendak berbelanja segera memarkirkan motornya di atas trotoar.

"Aman kan Bang? Enggak lama kok cuma sebentar," kata seorang pengendara motor kepada petugas parkir liar tersebut.

Sejak pukul 08.00 WIB, lokasi Jalan Jati Baru Raya telah ramai oleh lalu lalang pengunjung yang hendak berbelanja. Di sana, para PKL menjajakan berbagai macam kebutuhan pokok mulai dari sembako, baju hingga keperluan rumah tangga.

Namun sayangnya, Pemprov DKI Jakarta tak menyediakan area parkir bagi pengunjung yang membawa kendaraan. Kondisi ini, menjadi lahan bisnis bagi oknum jukir liar. Fasilitas trotoar yang diperuntukan bagi pejalan kaki beralih fungsi menjadi lahan parkir dadakan.

Andini (35), seorang pejalan kaki yang hendak berbelanja di Jalan Jati Baru Raya mengaku terganggu dengan keberadaan motor yang parkir liar diatas trotoar jalan.

"Kemarin sudah bersih tidak ada motor di trotoar, tetapi sekarang kok jadi banyak lagi,” bebernya.

Menurut Andini, seharusnya Pemprov DKI Jakarta menyediakan area parkir motor agar para pengunjung tidak parkir diatas trotoar. Dengan begitu, tidak ada jukir liar yang memanfaatkan fasilitas trotoar untuk kepentingan bisnis semata.

“Harusnya ada area parkir di sini biar rapi. Kasihan orang yang mau berjalan kaki, jika tidak berhati-hati betis bisa mencium knalpot panas,” tegasnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memperbolehkan PKL yang biasa berdagang di atas trotoar Stasiun Tanah Abang untuk berjualan di Jalan Jati Baru Raya, dekat Stasiun Tanah Abang.

Dalam konsep penataan Pasar Tanah Abang jangka pendek ini, dua jalur yang ada di depan Stasiun Tanah Abang ditutup sejak pukul 08.00 WIB hingga 18.00 WIB.

Satu jalur digunakan untuk PKL dan satu jalur lainnya digunakan untuk transjakarta. Para PKL disediakan tenda secara gratis tanpa dipungut retribusi