Tuding BMKG Tak Becus Prediksi Banjir, Andi Arief: Pemprov DKI Kan Tak Bisa Hitung Air Hujan!
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief (foto: Detik News)
Jakarta

Tuding BMKG Tak Becus Prediksi Banjir, Andi Arief: Pemprov DKI Kan Tak Bisa Hitung Air Hujan!

Kamis, 2 Jan 2020 | 10:18 | Amalia Purnama Sari

Winnetnews.com - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief mempertanyakan kinerja Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (MBKG) terkait bencana banjir yang melanda sejumlah daerah di Jabodetabek. Ia menuding BMKG tidak becus dalam memberikan antisipasi prediksi cuaca dan potensi banjir.

Keluhan ini disampaikan Andi melalui akun Twitter pribadinya, @andiarief_. Menurut Andi, BMKG sebagai lembaga yang bertugas memprediksi cuaca seharusnya bisa memberikan antisipasi untuk memperingatkan warga.

“Banjir Jakarta ini yang perlu dipertanyakan adalah BMKG. Harusnya dengan kecanggihan peralatan, metode, dan mempertimbangkan siklus, bisa menghitung vurah hujan,” kicau Andi di Twitter.

Banjir di awal tahun 2020 ini terjadi di beberapa titik di Jabodetabek. Banjir di sejumlah daerah ini terjadi akibat intensitas hujan yang besar dan tak kujung reda sejak Selasa (31/12/2019) sore. Hingga Kamis (02/10) pagi, beberapa daerah dilaporkan masih tergenang air dengan ketinggian yang bervariasi.

Andi memaparkan jika Pemprov DKI Jakarta tidak mungkin bisa memprediksi cuaca dan menghitung debit air yang akan turun di wilayahnya. Hal ini merupakan tugas, pokok, dan fungsi (tupoksi) yang harus dilakukan BMKG.

Dalam cuitan selanjutnya, Andi menyoroti tentang bencana di Indonesia yang semestinya bisa diprediksi menggunakan teknologi dan metode canggih. Terbukti, pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mampu menekan korban letusan gunung berapi selama beberapa tahun terakhir.

Secara morfologi, Jakarta bisa diklasifikasikan sebagai daerah banjir. Namun bencana di awal tahun 2020 ini nampaknya menjadi salah satu bencana yang paling beberapa. Banjir kali ini dilaporkan sempat membuat beberapa kendaraan besar hanyut.

TAGS:
Banjir JakartaPartai DemokratAndi AriefJabodetabekBanjir JabodetabekBMKGPVMBGletusan gunung berapibencana banjir

RELATED STORIES

Loading interface...