Tunjukkan Gejala Infeksi Covid-19, Presiden Brasil Akui Sudah Jalani Tes

Khalied Malvino

Dipublikasikan 2 tahun yang lalu • Bacaan 2 Menit

Tunjukkan Gejala Infeksi Covid-19, Presiden Brasil Akui Sudah Jalani Tes
Presiden Brasil, Jair Bolsonaro. (Foto: BBC)
Winnetnews.com -  Presiden Brasil Jair Bolsonaro mengaku melakukan tes Covid-19, setelah dia disebut menunjukkan gejala seperti demam. Kepada CNN Brazil, Bolsonaro menuturkan dia sudah menjalani pemeriksaan sinar X untuk paru-parunya di rumah sakit militer untuk pencegahan.

Berdasarkan laporan media setempat, hasil tes Jair Bolsonaro kemungkinan akan keluar pada Selasa (7/7).  Seperti diberitakan AFP, Bolsonaro juga menyatakan bahwa dia sudah meminum obat hidrosklorokuin sebagai bentuk pencegahan.

Media lokal memberitakan, Presiden Brasil berusia 65 tahun itu memutuskan untuk mengosongkan seluruh jadwalnya sepanjang pekan ini.

"Bapak presiden saat ini berada dalam kondisi sehat, dan berada di kediamannya," demikian keterangan yang disampaikan kantor kepresidenan, seperti dilansir Kompas, Selasa (7/7).

Sejak Covid-19 mulai bergulir di Amerika Latin, Bolsonaro sudah meremehkan wabah tersebut dengan menyebutnya sebagai "flu ringan". Selain itu, presiden yang dijuluki "Donald Trump dari negeri tropis" itu mengabaikan segala prosedur kesehatan, seperti memakai masker di tempat umum.

Saat ini, Negeri "Samba" menjadi negara paling terdampak virus corona kedua di dunia, dengan 1,6 juta terinfeksi dan 65.000 korban meninggal. Presiden yang mulai menjabat sejak 1 Januari 2019 itu sudah tiga kali menjalani tes virus corona, dengan semuanya negatif.

Pada Senin, pemimpin dari sayap kanan itu membuat serangkaian perubahan untuk melemahkan aturan menggunakan masker di tempat publik. Dia sudah melakukan serangkaian manuver, seperti pada Jumat (3/7), dia memveto beberapa artikel soal penggunaan masker.

Seperti mewajibkan pengusaha untuk menyediakan penutup wajah bagi karyawannya, dan pemerintah diwajibkan menyediakan masker bagi "kelompok ekonomi rentan". Kini, Bolsonaro juga memveto pasal lain seperti kewajiban mengenakan masker di penjara, dan keharusan adanya informasi mengenai cara memakainya yang benar.

Beberapa negara bagian di Brasil sudah mewajibkan penggunaan penutup wajah. Tapi, ini adalah kali pertama diterapkan secara nasional. Pada Sabtu (4/7), dia menjadi perhatian karena tak mengenakan masker ketika menggelar makan siang bersama Duta Besar AS untuk merayakan Hari Kemerdekaan AS.

Karena berada di wilayah privat, jelas dia tak melanggar hukum. Namun, kritikan tetap terarah kepadanya karena tidak memberi contoh bagi warganya.

TAGS:

Share This Story

RELATED STORIES

Loading interface...