Umbi-umbian Nan Kaya Gizi
Sumber Foto : Istimewa
Kesehatan

Umbi-umbian Nan Kaya Gizi

Kamis, 7 Apr 2016 | 23:30 | Rike

WinNetNews.com - Makanan umbi-umbian menjadi pilihan lain dari nasi sebagai sumber karbohidrat. Umbi-umbian lokal pun kaya nutrisi, lebih sehat dan senjata ampuh untuk langsing.

 

Umbi-umbian tak mudah membuat kadar gula darah naik-turun sebab IG nya rata-rata tergolong rendah. Indeks glikemik (IG) merupakan ukuran yang menunjukkan efek peningkatan gula darah ketika dikonsumsi. Untuk turun berat badan dan cegah diabetes, IG makanan sebaiknya di bawah 45. Dan kita ketahui, gula darah yang drop cepat bisa membuat seseorang lebih cepat lapar. Ubi jalar—ubi ungu, ubi putih, ubi kuning, ubi oranye, ubi cilembu—punya IG 14. Karena itu, ubi jalar direkomendasikan oleh sejumlah pelopor diet dunia untuk dikonsumsi. Antara lain dalam South Beach Diet, Atkins Diet (yang membolehkan karbo hanya 10 gram) dan Sugarbusters Diet (yang melarang karbo kaya gula contohnya nasi, pasta, jagung).“Tapi, dengan catatan, Anda berada di Fase 3, ya, fase yang sudah boleh mengonsumsi karbohidrat. Umbi-umbian yang ber-IG rendah pun belum dianjurkan untuk dikonsumsi pada fase awal program diet, saat Anda masih harus menurunkan berat badan lebih banyak dan cepat,” terang dr. Grace Judio-Kahl, Msc, MH, CHt, pendiri dan konsultan di LightHouse, klinik penurunan berat badan di Jakarta.

 

Keunggulan umbi-umbian jelas dibanding nasi adalah pada IG-nya, terutama bila sama-sama dikukus (steam). IG pun sangat tergantung dari cara memasaknya. Nasi, umumnya hanya ditanak, dikukus, atau dibuat bubur (sehingga IG-nya malah meningkat). Tepung beras malahan dapat lebih tinggi lagi IG –nya dibanding bubur nasi. “Tetapi kalau bubur nasi dimakan bersama protein, itu akan meningkatkan IG-nya,” jelas dr. Grace. Yang perlu Winners ingat kebanyakan umbi-umbian tak baik dikonsumsi dalam bentuk gorengan. Tetapi ada jenis umbi yang IG-nya malah lebih rendah jika digoreng dibanding dengan dipanggang. “Ubi cilembu, contohnya,” ungkap dr. Grace. Sayangnya, meski IG-nya rendah, kalorinya menjadi lebih tinggi. “Jadi, tetap harus hati-hati kalau mau pilih makan ubi cilembu yang digoreng.”

 

Keuntungan lain umbi yaitu bisa dimakan tanpa harus ada lauk atau protein (yang umumnya dimasak dengan banyak minyak). Sehingga orang bisa saja makan malam sepotong singkong yang seukuran dengan seporsi nasi. Dengan begitu, total kalorinya dapat menjadi lebih kecil. Malah seperti itulah cara terbaik dalam mengonsumsinya, anjur dr. Grace.Umbi dikukus atau direbus bersama kulitnya lalu dimakan dingin-dingin. Tapi jika Anda tak sedang dalam program turun berat badan, nikmati menu fusion umbi-umbian akan juga jadi alternatif yang menyenangkan dalam merayakan keragaman pangan umbi-umbian lokal dengan sharing bersama keluarga atau pun teman.

 

Sumber&foto:womenshealth.co.id

 

 

TAGS:
umbi-umbiangizilangsing

RELATED STORIES

Loading interface...