Usai Pertemuan Moon-Kim, Menlu China Akan Kunjungi Korut
istimewa
Internasional

Usai Pertemuan Moon-Kim, Menlu China Akan Kunjungi Korut

Selasa, 1 Mei 2018 | 08:29 | Rusmanto

WinNetNews.com - Menteri Luar Negeri China Wang Yi akan mengunjungi Korea Utara pekan ini, menyusul pembicaraan bersejarah antara Utara dan Selatan Jumat pekan lalu.

Ini akan menjadi kunjungan tingkat tertinggi pejabat China di sana sejak beberapa tahun lalu, kendati China adalah satu-satunya sekutu ekonomi yang masih mendukung Korea Utara.

Menurut Beijing, kunjungan Wang pada hari Rabu dan Kamis nanti akan berlangsung atas undangan pemerintah Korea Utara di Pyongyang.

Maret lalu, Kim Jong-Un melakukan kunjungan mendadak ke Beijing untuk bertemu Presiden China, Xi Jinping, yang merupakan perjalanan internasional pertamanya sejak menjabat. Kunjungan itu menggarisbawahi bagaimana Pyongyang menilai penting hubungan dengan China.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un diperkirakan akan bertemu dengan Presiden AS Donald Trump dalam beberapa minggu mendatang.

Sebelumnya, pemimpin Korea Selatan Moon Jae-in, sudah berbicara dengan para pemimpin AS dan Jepang tentang apa yang dipandang sebagai perubahan politik Korea Utara.

Hari Jumat lalu, pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un dan Presiden Selatan Moon Jae-In melakukan pertemuan puncak bersejarah di sisi selatan perbatasan kedua negara, dan bersepakat untuk "menghentikan semua tindakan bermusuhan satu sama lain" dan untuk mengupayakan denuklirisasi semenanjung Korea.

Sebelumnya, selama berbulan-bulan hawa politik dipenuhi retorika tentang uji rudal dan nuklir yang tak ubahnya retorika perang.

Betapa pun, komitmen denuklirisasi itu hanya berbicara tentang "Semenanjung Korea yang bebas nuklir" dan tidak secara eksplisit menyebut bahwa Korea Utara akan menghentikan kegiatan nuklirnya.

Menurut Seoul, Korea Utara berjanji akan menutup situs uji nuklirnya bulan depan dan mengundang para ahli senjata AS ke negeri itu, janji yang tidak termasuk dalam deklarasi bersama KTT itu.

Korea Utara selama ini meyakini bahwa mereka perlu senjata nuklir untuk membela diri terhadap agresi dari luar, terutama AS. (detikcom)

TAGS:
Wang YiMenteri Luar Negeri ChinaKorea UtaraMoon Jae-InKim Jong-un

RELATED STORIES

Loading interface...