Usai Viral Ghozali Everyday, Kominfo: Jangan Jual Konten NFT yang Melanggar Hukum

Anggara Putera Utama

Dipublikasikan 4 bulan yang lalu • Bacaan 1 Menit

Usai Viral Ghozali Everyday, Kominfo: Jangan Jual Konten NFT yang Melanggar Hukum
Ilustrasi

Winnetnews.com -  Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) menegaskan akan melakukan pengawasan ketat terkait prakit jual beli konten NFT

Pasalnya, setelah Ghozali Everyday viral karena berhasil meraup untung Rp1,5 miliar dari hasil jualan foto selfie dalam bentuk NFT, kini banyak orang-orang yang malah menjual karya melanggar hukum seperti foto KTP hingga konten porno.

"Menyikapi fenomena pemanfaatan teknologi Non-Fungible Token (NFT) yang semakin populer beberapa waktu terakhir, Kementerian Kominfo mengingatkan para platfom transaksi NFT untuk memastikan platformnya tidak memfasilitasi penyebaran konten yang melanggar peraturan perundang-undangan, baik berupa pelanggaran ketentuan pelindungan data pribadi, hingga pelanggaran hak kekayaan intelektual," sebut Juru Bicara Kementerian Kominfo Dedy Permadi dalam keterangan persnya, Minggu (16/1).

Deddy mengatakan sudah memerintahakan jajaran di Kominfo untuk mengawasi transaksi NFT di Indonesia. Selain itu, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi, Kementerian Perdagangan (Bappebti) sebagai lembaga berwenang dalam tata kelola perdagangan aset kripto juga diikutsertakan dalam pengawasan.

Ia menjelaskan, mengacu pada UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik serta perubahannya dan peraturan pelaksananya, seluruh PSE wajib memastikan platformnya tidak digunakan untuk tindakan yang melanggar peraturan perundang-undangan.

"Pelanggaran terhadap kewajiban yang ada dapat dikenakan sanksi administratif termasuk di antaranya pemutusan akses platform bagi pengguna dari Indonesia," kata Dedy.

Deddy memastikan Kominfo bersama kementerian dan lembaga lainnya akan mengambil tindakan tegas jika menemukan praktik transaksi NFT yang melanggar hukum.

TAGS:

Share This Story

RELATED STORIES

Loading interface...