Vaginismus: Penyebab, Gejala dan Cara Mengatasinya
ilustrasi
Kesehatan

Vaginismus: Penyebab, Gejala dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Des 2019 | 06:46 | Rusmanto
Winnetnews.com -  Apa itu vaginismus? Vaginismus adalah suatu kondisi yang melibatkan kejang pada otot dasar panggul. Kondisi ini akan membuat sulit atau bahkan tidak mungkin untuk melakukan hubungan seksual, menjalani pemeriksaan ginekologis, dan memasukan tampon. Simak penjelasan lengkap mengenai penyebab, gejala, diagnosis, dan cara mengatasi vaginismus di bawah ini.

Penyebab Vaginismus

Hingga kini penyebab pasti penyakit vaginismus belum diketahui dengan pasti. Kondisi ini biasanya terkait dengan kecemasan dan ketakutan berhubungan seks. Namun tidak jelas mana yang lebih dulu, vaginismus atau kecemasan.

Beberapa wanita memiliki vaginismus dalam semua situasi dan dengan benda apa pun. Sementara yang lain memilikinya hanya dalam keadaan tertentu, seperti dengan satu pasangan tetapi tidak dengan yang lain, atau hanya dengan hubungan seksual tetapi tidak dengan tampon atau selama pemeriksaan medis.

Masalah medis lainnya seperti infeksi juga dapat menyebabkan hubungan seksual yang menyakitkan. Jadi, penting untuk menemui dokter untuk menentukan penyebab rasa sakit saat berhubungan seks.

Selain itu, vaginismus juga bisa terjadi akibat kondisi fisik dan emosional yang dialami oleh seseorang.

1. Pemicu Emosional

  • Ketakutan
  • Kecemasan, tentang kinerja atau karena rasa bersalah.
  • Masalah hubungan, memiliki pasangan yang kasar atau perasaan rentan.
  • Peristiwa yang traumatis, termasuk pemerkosaan atau riwayat pelecehan.
  • Pengalaman masa kecil, seperti penggambaran seks saat tumbuh dewasa atau paparan gambar-gambar seksual.

2. Pemicu Fisik

  • Infeksi, seperti infeksi saluran kemih (ISK) atau infeksi jamur vagina.
  • Kondisi kesehatan, seperti kanker atau lichen sclerosus.
  • Persalinan.
  • Menopause.
  • Operasi panggul.
  • Foreplay yang kurang baik.
  • Pelumasan vagina tidak cukup.
  • Efek samping obat.

Pada umumnya, vaginismus banyak disebabkan oleh masalah mental seperti trauma, stres, atau rasa takut yang berlebihan. Penyakit vaginismus dapat diselesaikan ketika trauma sudah teratasi.

Jika Anda khawatir, maka Anda dapat berkonsultasi dengan psikiater untuk dapat dilakukan evaluasi secara menyeluruh apakah gangguan ini disebabkan oleh vaginismus atau bukan, setelah itu baru dapat dilakukan terapi yang sesuai.

TAGS:
vaginismuswanitaseks

RELATED STORIES

Loading interface...