Viral Video Wartawan Gila Mengamuk Bawa-Bawa Nama Prabowo
Pria diduga wartawan gila marah-marah kepada guru di SD [foto: Instagram.com/indopostofficial]
News

Viral Video Wartawan Gila Mengamuk Bawa-Bawa Nama Prabowo

Jumat, 21 Feb 2020 | 11:32 | Amalia Purnama Sari

Winnetnews.com - Di media sosial tengah beredar sebuah video yang memperlihatkan seorang pria marah-marah sampai membawa-bawa nama Prabowo Subianto. Video tersebut diunggah oleh akun @indopostofficial pada Jumat (21/02). Ada dua video dalam unggahan tersebut.

Dalam video pertama, seorang pria yang mengaku sebagai wartawan terlihat marah-marah kepada guru Sekolah Dasar (SD). Pria tersebut tampak menunjukkan sebuah dokumen yang membuktikan dirinya dekat dengan Prabowo.

Berdasarkan keterangan dari @indopostofficial, peristiwa tersebut terjadi di SDN Karawaci 2, Tangerang, Banten.

“Sambil bawa-bawa nama Prabowo, pria ini marah-marah ancam tutup sekolah ketika gak dikasih duit,” tulis akun @indopostofficial di caption.

Dalam video kedua, pria tersebut terlihat telah diamankan dalam sebuah ruangan. Dia bungkam ketika seorang pria marah-marah kepadanya.

Pria yang memarahi wartawan gila tersebut diketahui merupakan relawan Prabowo. Ia mengaku sebal nama Prabowo disebut-sebut.

“Di sini saya bertindak sebagai Wakil Ketua Umum RMP (Relawan Militan Prabowo), artinya gua mau mempertanyakan lu bawa-bawa Prabowo itu dasarnya apa, dengan nada tinggi lu di video,” kata pria tersebut sambil menggebrak meja.

Dari video kedua tersebut juga terlihat jika sebenarnya pria yang mengamuk di sekolah itu sebenarnya memiliki kelainan jiwa dan telah diberi obat untuk berobat dan pulang kampung, namun pria itu mengamuk di sekolah dan tidak mau.

Melansir Banten News, pria yang mengaku sebagai wartawan tersebut saat ini sudah diamankan oleh Satpol PP. Menurut keterangan pihak sekolah, pria ini mengamuk ketika meminta uang kepada pihak sekolah.

Oknum tersebut dikethaui bersama Yosep. Ia mengaku wartawan dari media bernama Suara Republik. Listria Yohanna, salah satu wali murid menjelaskan jika kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 11.30 WIB. Ketika dirinya sedang mengajar, Yosep tiba-tiba menggedor-gedor pintu dan meminta bertemu dengan kepala sekolah.

“Ya karena memang kepala sekolah sedang tidak ada. Saya bilang saja kalau memang lagi keluar dan lagi kegiatan. Lalu dia minta duit katanya buat beli bensin. Saya kasih 10 ribu dari kantong saya. Dia kemudian marah katanya tidak dihargain,” jelas Listria.

Menurut keterangan Listria, Yosep memang sering datang ke sekolah tersebut setidaknya seminggu sekali.

TAGS:
BantenwartawanPrabowo Subiantowartawan gilakarawaci

RELATED STORIES

Loading interface...