Wall Street Menguat, Catat Rekor Tertinggi
Ekonomi

Wall Street Menguat, Catat Rekor Tertinggi

Jumat, 12 Agt 2016 | 07:55 | Muchdi

WinNetNews.com - Semua indesk saham tiga besar indeks di bursa saham Amerika Serikat (AS) atau kerap disebut Wall Street, mencatat rekor tertinggi pada penutupan perdagangan Kamis atau Jumat dinihari WIB.

Lonjakan ini untuk yang pertama kalinya sejak tahun 1999, dipicu kenaikan harga minyak serta kenaikan dari saham dan emiten ritel.

Dilansir Reuters, Jumat 12 Agustus 2016, lonjakan ini adalah pertama kalinya sejak 31 Desember 1999.

Indeks saham S & P 500, Dow Jones Industrial Average dan Nasdaq ditutup pada rekor tertinggi pada hari yang sama, menurut Bespoke Investment Group.

Harga minyak mentah melonjak lima persen, setelah Menteri Energi Arab Saudi mengatakan akan ada potensi menstabilkan harga setelah melihat data dan permintaan.

Setelah mendengar pernyataan itu indeks saham sektor energi S & P .SPNY melonjak 1,3 persen, menjadi kenaikan teratas di antara 10 sektor utama. Kenaikan ini dipimpin oleh melonjaknya saham Chevron (CVX.N) sebanyak 1,26 persen.

 

Saham Dow Jones industrial average naik 0,64 persen menjadi 18.613,52 dan S & P 500 naik 0,47 persen menjadi 2.185,79. Nasdaq Composite .IXIC naik 0,46 persen menjadi 5.228,40.

Saham (M.N) Macy melonjak 17,09 persen, menandai hari terbaik untuk operator department store dan menjadi kinerja terbaik perusahaan di sektor ritel dalam delapan tahun terakhir.

Hampir delapan tahun setelah perusahaan melaporkan penurunan pendapatan dari perkiraan penjualan dan mengatakan akan menutup 100 toko. Saham (KSS.N) Kohl naik 16,17 persen setelah laba kuartalan mengalahkan perkiraan.

"Saya sedikit terkejut melihat kami mampu mencapai rekor tertinggi lagi," kata Randy Frederick, Direktur Perdagangan Charles Schwab di Austin.

Data ekonomi AS yang juga juga menjadi pendorong, di mana laporan menunjukkan jumlah orang Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran turun menjadi 266.000 dari 269.000 minggu sebelumnya.

Saham Alibaba (BABA.N) naik 5,08 persen setelah e-commerce perusahaan China membukukan lompatan 59 persen dalam pendapatan kuartalan.

Sumber: VIVA

TAGS:
bisnissahamkeuanganbursaWall StreetrekorTertinggi

RELATED STORIES

Loading interface...