Warga Jakarta Ingin Gubernur Yang Mampu Bekerja
Politik

Warga Jakarta Ingin Gubernur Yang Mampu Bekerja

Selasa, 9 Feb 2016 | 20:28 | Muhammad Takdir
WinNetNews.com - Peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Ikrar Nusa Bhakti mengungkapkan warga DKI Jakarta adalah tipe pemilih rasional. Hal itu diungkapkannya setelah makin maraknya calon gubernur jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2017 di Jakarta.

"Pemilih di DKI Jakarta adalah pemilih yang sangat rasional. Tidak melihat ketenaran dia sebagai artis atau pernah menjadi menteri," kata Ikrar di Kantor Indikator Politik Indonesia, Jakarta Pusat.

Dua nama mantan menteri menyemarakkan kontestasi gelaran Pilkada Jakarta. Setelah mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault menyatakan maju, kini mantan Menteri Kehakiman dan HAM Yusril Ihza Mahendra diwacanakan maju menjadi di Pilkada Jakarta.

Ikrar menilai sosok gubernur yang akan dipilih warga Jakarta adalah sosok yang dapat bekerja untuk melakukan pembangunan. Meski dalam membangun Jakarta, Ikrar mengatakan terdapat pro dan kontra seperti yang dialami Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama 'Ahok'.

Ikrar pun mencontohkan Ahok sebagai bukti rasionalnya warga Jakarta. Sebab, meski sering mendapat tentangan di berbagai kalangan, Ikrar berkata berdasarkan hasil survei, Ahok masih dicintai konstituennya. Tidak hanya, warga keturunan Tionghoa atau non muslim, tetapi juga warga muslim.

Hal itu ditunjukkannya dengan pemimpin atau motor gerakan kawan Ahok untuk maju dalam Pilkada 2017 melalui jalur independen yang dipimpin oleh perempuan muslim berjilbab.

"Jadi pemilih rasional tidak melihat latar belakang apapun. Sejauh dianggap mampu akan dipilih," kata Ikrar.

(seperti dilansir dari CNN Indonesia)

TAGS:
gubernur

RELATED STORIES

Loading interface...