Warung Beromzet 1Juta per Bulan Wajib Pajak

Oky
Oky

Warung Beromzet 1Juta per Bulan Wajib Pajak Sumber foto : istimewa

Winnetnews.com - Lima fraksi di DPRD Bontang sepakatpajakrestoran dikenakan bagi pengusaha kuliner dengan omzet penjualan di atas Rp 1 juta per bulan.

Kelima fraksi itu adalah Golkar, Nasdem, Gerindra, Hanura Perjuangan dan Fraksi Amanah, Demokrat, Pembangunan dan Sejahtera

Hal itu bisa diartikan seluruh pengusaha kuliner wajibpajak.

Logikanya, bila pengusaha kuliner hanya mampu meraih omzet paling minim Rp 100 ribu per hari, omzetnya sudah Rp 3 juta per bulan.

“Seluruh fraksi setuju atas Raperda Perubahan Perda No 9/2010 tentang Pajak Daerah. Adapun saran dan catatan telah ditindaklanjuti untuk diperbaiki,” kata Sekretaris Komisi II DPRD Bontang Suwardi sebagaimana dilansir Prokal, Minggu (23/7).

Suwardi mengatakan, selama ini aturan yang mengatur objekpajakrestoran dianggap terlalu kecil.

Pelaku usaha kuliner yang dikenakan yakni, restoran beromzet Rp 100 ribu per bulannya.

Sedangkan, ketentuan ini dianggap tidak relevan dengan kondisi seperti sekarang.

Menurut dia, rata-rata pelaku usaha kuliner di Bontang tentu memiliki omzet di atas Rp 1 juta setiap bulannya.

Sebab, pengaruh inflasi dan faktor ekonomi lainnya. Untuk itu, perlu dilakukan perubahan atas wajibpajak.

Hasil pembahasan Komisi II dengan Tim Asistensi Pemerintah disepakati bahwa wajibpajakyang dikenaipajakrestoran yakni rumah makan dengan omzet penjualan sebesar Rp 1 juta per bulannya.

“Kurang lebih pembahasan raperda ini memakan waktu empat bulan, sejak April lalu. Dan disepakati, objekpajakyang dikenakanpajakrestoran untuk pengusaha beromzet penjualan sebesar Rp 1 juta per bulan,” kata Suwaardi.(nug)