Waterfront Securities Indonesia : Daily Update (Selasa, 26-April-2016 )
Ekonomi

Waterfront Securities Indonesia : Daily Update (Selasa, 26-April-2016 )

Selasa, 26 Apr 2016 | 08:00 | Cincin Suryanto

Market Hari ini

Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Senin 25 April ditutup melemah 0,73% pada level 4878. Sektor keuangan mengalami pelemahan terbesar. Investor asing melakukan net buy senilai Rp118,3 miliar. Indeks di bursa Wall Street ditutup melemah akibat turunnya harga minyak mentah yang mendorong koreksi saham sektor energi. Selain itu, laporan keuangan beberapa emiten yang mengecewakan pasar juga menjadi sentimen negatif yang membebani indeks. Pasar juga menantikan hasil pertemuan dua hari The Fed yang dimulai malam nanti. Diperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunganya pada level 0,5%. menantikan komentar dan prospek ekonomi dari pejabat The Fed. Pasar mencari petunjuk dan indikasi dari komentar tersebut, kapan The Fed akan menaikkan suku bunganya lagi. Sementara itu dari 135 emiten dalam indeks S&P500 yang telah merilis laporan keuangan, sebanyak 59% merilis pendapatan yang melebihi estimasi, hanya sedikit dibawah rata-rata yang sebesar 60%. Data penjualan rumah baru AS pada bulan Maret secara tak terduga mengalami penurunan menjadi 511 ribu dari bulan sebelumnya 519 ribu, dan lebih rendah dari estimasi yang sebanyak 521 ribu. Namun penurunan ini hanya terkonsentrasi pada daerah tertentu. Untuk IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak mixed to low. Diperkirakan IHSG bergerak pada kisaran level 4838 - 4944

News & Analysis

Laba Bersih DEFI Mencapai Rp1,93 Miliar

PT Danasupra Erapasific Tbk (DEFI) meraih pendapatan sebesar Rp2,58 miliar per Maret 2016, meningkat 234% dibandingkan pendapatan periode sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp771,83 juta. Beban turun menjadi Rp548,47 juta dari Rp586,56 juta dan laba sebelum pajak diraih Rp2,03 miliar, naik dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang Rp586,56 juta. Sedangkan laba tahun berjalan yang diraih sebesar Rp1,93 miliar, naik 1638% dari laba tahun berjalan tahun sebelumnya yang sebesar Rp111,69 juta. Sementara jumlah aset per Maret 2016 mencapai Rp53,90 miliar naik tipis dari jumlah aset per Desember 2015 yang sebesar Rp52,03 miliar.

Laba Bersih BRAM Tumbuh 68,2%

PT Indo Kordsa Tbk (BRAM) meraih penjualan bersih sebesar USD52,11 juta per Maret 2016, naik 4,2% dibandingkan penjualan bersih periode sama tahun sebelumnya USD50,02 juta. Beban pokok penjualan menjadi USD41,78 juta dari USD42,03 juta. Laba kotor naik menjadi USD10,33 juta dari USD7,99 juta. Laba usaha naik menjadi USD7,73 juta dari USD5,40 juta. Laba sebelum pajak tercatat USD6,59 juta naik dibandingkan laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang sebesar USD4,30 juta. Laba bersih naik 68,2% menjadi USD4,39 juta dibandingkan laba bersih tahun sebelumnya yang sebesar USD2,61 juta.

LPGI Akan Bagi Dividen Rp165/saham

PT Lippo General Insurance Tbk (LPGI) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp 24,8 miliar kepada pemegang sahamnya. Rencana pembagian dividen tersebut telah disetujui baik manajemen maupun pemegang saham melalui RUPST. Rasio pembagian dividen tunai tersebut sekitar 31,9% dari perolehan laba bersih LPGI sepanjang tahun 2015. Adapun dividen per sahamnya sebesar Rp 165 per saham. Sepanjang 2015, LPGI berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp 1,2 triliun. Angka ini meningkat 20% dibandingkan dengan realisasi pendapatan pada tahun sebelumnya. Peningkatan ini diatas rata-rata industri asuransi yang hanya mencapai 6,7% YoY.

INAF Targetkan Laba Tumbuh Lima Kali Lipat

PT Indofarma Tbk (INAF) menargetkan peningkatan laba bersih hingga lima kali lipat pada 2016 menjadi sekitar Rp30 miliar dibandingkan dengan pencapaian 2015 sebesar Rp6,56 miliar. Target laba itu seiring dengan penjualan ekspor yang akan ditingkatkan di kawasan Asia, yang paling besar kontribusinya Afganistan dan Irak. Perseroan juga akan terus melakukan penjajakan ke negara lain untuk memperluas pasar. Saat ini perseroan sedang menjajaki sekitar delapan negara di kawasan Asia Timur Tengah pada 2016. Dengan demikian, total negara yang menjadi pasar perseroan menjadi 12 negara. Perseroan sudah melakukan penandatanganan kontrak dengan beberapa negara dengan nilai sekitar USD300.000. Targetnya, rata-rata perolehan kontrak per tahun sebesar USD 2 juta.

BFIN Akan Bagi Dividen Final Rp70/saham

PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) akan membagikan dividen kepada pemegang saham tercatat sebesar 48,82% dari perolehan laba bersih tahun buku 2015 yang sebesar Rp650 miliar. Salah satu hasil RUPST BFIN adalah menyepakati pembagian dividen sebesar Rp317,46 miliar atau setara Rp208 per lembar saham. Total dividen ini akan dibagikan pada 20 Mei 2016. Dividen tersebut terbagi dalam dua tahap yakni dividen tunai interim sebesar Rp138 per lembar saham yang telah dibagikan pada 16 Desember 2015 lalu, dan dividen tunai final sebesar Rp70 per lembar saham.

ACES Lakukan Penyertaan Modal di Perusahaan e-commerce

PT Ace Hardware Tbk (ACES) telah melakukan penyertaan modal pada perusahaan baru. Perusahaan itu bergerak di bidang e-commerce yaitu PT Omni Digitama Indonesia (ODI) yang menggunakan nama "ruparupa.com". Tahap awal penyertaan perseroan sebesar Rp6 miliar yaitu sebesar 30% dari total modal PT ODI. Tujuan dari penyertaan guna menambah saluran pemasaran perseroan melalui bisnis e-commerce

Stock Pick

ADHI

Support pada level 2820 diperkirakan masih cukup kuat. Kemarin ADHI ditutup menguat pada 2870.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten harga pada level 2900

TLKM

Terlihat kuat pada support di level 3700, kemarin saham TLKM ditutup menguat pada level 3780.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 3820

BBCA

Terlihat kuat pada support di level 12850, kemarin saham BBCA ditutup menguat pada level 13100.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 13250

BBTN

Terlihat kuat pada support di level 1690, kemarin saham BBTN ditutup menguat pada level 1730.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 1750

ICBP

Support pada level 14800 diperkirakan masih cukup kuat. Kemarin ICBP ditutup menguat pada 15125.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten harga pada level 15300

INDF

Terlihat kuat pada support di level 7150, kemarin saham INDF ditutup menguat pada level 7225.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 7350

Octavianus Marbun

Waterfront Securities Indonesia

Sonatopas Tower FL.15A th

Jl. Jend Sudirman kav 26

Jakarta 12920

Ph : 6221 - 250 6355

Fax : 6221 - 250 6322

Disclaimer:

This report is prepared strictly for private circulation only to clients of PT Waterfront Securities. It is purposed only to person having professional experience in matters relating to investments. The information contained in this report has been taken from sources which we deem reliable. No warranty (express or implied) is made to the accuracy or completeness of the information. All opinions and estimates included in this report constitute our judgments as of this date, without regards to its fairness, and are subject to change without notice. However, none of PT Waterfront Securities and/or its affiliated companies and/or their respective employees and/or agents makes any representation or warranty (express or implied) or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or as to any information contained in this report or any other such information or opinions remaining unchanged after the issue thereof. We expressly disclaim any responsibility or liability (express or implied), its affiliated companies and their respective employees and agents whatsoever and howsoever arising (including, without limitation for any claims, proceedings, action, suits, losses, expenses, damages or costs) which may be brought against or suffered by any person as a results of acting in reliance upon the whole or any part of the contents of this report and neither PT Waterfront Securities, its affiliated companies or their respective employees or agents accepts liability for any errors, omissions or misstatements, negligent or otherwise, in the report and any liability in respect of the report or any inaccuracy therein or omission there from which might otherwise arise is hereby expresses disclaimed.

This document is not an offer to sell or a solicitation to buy any securities. This firms and its affiliates and their officers and employees may have a position, make markets, act as principal or engage in transaction in securities or related investments of any company mentioned herein, may perform services for or solicit business from any company mentioned herein, and may have acted upon or used any of the recommendations herein before they have been provided to you. © PT Waterfront Securities 2016

TAGS:
IHSGsahampasaremitenindeksmodalrisetanalisa

RELATED STORIES

Loading interface...