(Senin, 23-Nov-2015) Waterfront Securities Indonesia : Daily Update
Ekonomi

(Senin, 23-Nov-2015) Waterfront Securities Indonesia : Daily Update

Senin, 23 Nov 2015 | 08:01 | Cincin Suryanto

Market Hari ini

Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Jumat 20 November 2015 ditutup menguat 0,94% pada level 4561. Sektor infrastruktur mengalami kenaikan terbesar. Investor asing net buy Rp145,7 miliar. Indeks di bursa Wall Street pada perdagangan Jumat ditutup menguat yang terutama dikontribusikan oleh penguatan pada saham sektor kesehatan, teknologi dan konsumer. Investor telah mengantisipasi kenaikan suku bunga pada Desember mendatang. Minutes dari FOMC yang dirilis Rabu pekan lalu semakin meningkatkan probabilitas kenaikan FFR bulan depan. Pasar menjadi meresponnya secara positif karena dengan kenaikan suku bunga diartikan sebagai indikasi The Fed optimis dengan berlanjutnya pemulihan ekonomi AS ke depannya. Jika The Fed tidak menaikkan FFR bulan depan, justru diartikan ekonomi AS belum cukup kuat. Dan The Fed diperkirakan akan menaikkan suku bunga secara bertahap tahun depan karena inflasi yang masih rendah. Data ekonomi AS yang akan dirilis pada pekan ini diantaranya existing home sales, GDP Q3 second estimate, Case-Shiller 20 city index, consumer confidence, personal income, personal spending, durable orders, FHFA housing price index, Michigan Sentiment dan new home sales. Indeks Harga Saham Gabungan diperkirakan akan bergerak cenderung mixed. IHSG diperkirakan berada dikisaran level 4513 – 4615

 

News & Analysis

BFIN Akan Bagi Dividen Interim Rp138/saham

PT BFI Finance Tbk (BFIN) akan membagikan dividen tunai interim sebesar Rp138 per saham pada 16 Desember 2015. Cum dan ex dividen di pasar reguler/negosiasi pada 26-27 Desember 2015 dan di pasar tunai 1-2 Desember 2015 dengan DPS 1 Desember 2015. Keputusan ini sudah mendapatkan persetujuan dari rapat direksi perseroan pada 19 November 2015 untuk membagikan dividen total senilai Rp212.102.419.556 untuk tahun buku 2015.

Panasia Synthetic Jual 10 Juta Saham HDTX Pada Rp900/saham

PT Panasia Synthetic Abadi meraih dana sebesar Rp9.000.000.000 dari hasil penjualan sebagian saham PT Panasia Indo Resources Tbk (HDTX). Panasia Syntetic melepas saham tersebut sebanyak 10.000.000 lembar pada harga Rp900 per saham pada 12 November 2015 lalu. Adapun tujuan dari pelepasan adalah untuk divestasi. Dengan pelepasan itu maka kepemilikan saham PT Panasia Synthetic Abadi di PT Panasia Indo Resources Tbk (HDTX) berkurang menjadi 517.976.560 saham atau mewakili 14,38% dari total saham HDTX.

BEI Minta Keterangan Turunnya Harga Saham SIAP

Bursa Efek Indonesia (BEI) akan kembali meminta keterangan mengenai penyebab turunnya harga saham PT Sekawan Intipratama Tbk (SIAP) yang saat ini masih disuspensi perdagangan sahamnya. Saat ini operasional tambang SIAP memang sedang bermasalah. SIAP menghentikan sementara kegiatan pertambangan anak usahanya, PT Indo Wana Bara Mining Coal. Penghentian ini akibat dari kendala pendanaan operasi dan penyelesaian transaksi yang terkait dengan masyarakat sekitar. Jika kegiatan operasional suatu emiten berhenti seluruhnya, BEI mengenakan sanksi suspensi perdagangan saham. Suspensi ini batas waktunya hingga dua tahun. Jika lebih dari itu, maka emiten tersebut terkena delisting.

Penjualan SMGR Bulan Oktober Naik 11,5% YoY

Penjualan semen PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) pada bulan Oktober 2015 kembali menunjukkan pertumbuhan. SMGR memproyeksikan penjualan semen tahun 2015 hanya akan tumbuh tipis dibandingkan tahun 2014. Penjualan semen SMGR pada bulan Oktober sebesar 2,76 juta ton, atau meningkat 11,5% dibandingkan dengan penjualan pada Oktober 2014 yang sebanyak 2,47 juta ton. Selama sepuluh bulan pertama tahun 2015, penjualan semen SMGR sebanyak 21,40 juta ton, atau turun 0,79% dibandingkan dengan periode sama tahun 2014 yang sebanyak 21,57 juta ton.

MYOR Berencana Bangun Pabrik di China

PT Mayora Indah Tbk (MYOR) berencana membangun pabrik di China. Pabrik tersebut akan memproduksi biskuit, permen dan kopi. Pembangunan pabrik tersebut dimulai pada semester pertama tahun depan. Saat ini MYOR telah memasarkan tujuh produk di Shanghai dan Shenzen, China. Produk yang dipasarkan itu antara lain biskuit Danisa Butter Cookies, biskuit Better, permen Kopiko Coffee, permen Kopiko Cappucino, kopi Kopiko Cappucino, kopi Kopiko Cafe Latte, kopi Kopiko Cafe Mocha, serta pasta cokelat dan wafer Astick. Sebelumnya MYOR telah memiliki pabrik di India. Saat ini MYOR telah melakukan ekspor ke 46 negara.

BBNI Kerja Sama Dengan Lembaga Keuangan Korea

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) menjalin kerja sama dengan lembaga keuangan non bank asal Korea, yaitu Construction Guarantee Cooperative Korea (CG). Melalui kerja sama ini, CG berniat menyalurkan transaksi Bank Garansi ke BBNI untuk melayani kebutuhan perusahaan konstruksi Korea yang memiliki proyek di Indonesia. Kerja sama ini diarahkan sebagai salah satu peluang bisnis BBNI Kantor Cabang Seoul yang baru dibuka, serta sebagai salah satu pintu gerbang BBNI untuk membuka jaringan di Korea terutama kepada perusahaan konstruksi Korea

 

Stock Pick

BBCA

Terlihat kuat pada level support diharga 12950, kemarin BBCA ditutup menguat pada level 13150.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 13300

ASII

Terlihat kuat pada level support diharga 6150, kemarin ASII ditutup menguat pada level 6300.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 6400

BBNI

Terlihat kuat pada level support diharga 5075, kemarin BBNI ditutup menguat pada level 5200.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 5300

BBTN

Terlihat kuat pada level support diharga 1210, kemarin BBTN ditutup menguat pada level 1225.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 1240

BMRI

Terlihat kuat pada level support diharga 8550, kemarin BMRI ditutup menguat pada level 8675.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 8775

BBRI

Terlihat kuat pada level support diharga 10850, kemarin BBRI ditutup menguat pada level 11000.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 11125

WIKA

Terlihat kuat pada level support diharga 2875, kemarin WIKA ditutup menguat pada level 2905.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 2935

PTPP

Terlihat kuat pada level support diharga 3840, kemarin PTPP ditutup menguat pada level 3875.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 3915

 

Octavianus Marbun

Waterfront Securities Indonesia

Sonatopas Tower FL.15A th

Jl. Jend Sudirman kav 26

Jakarta 12920

Ph : 6221 - 250 6355

Fax : 6221 - 250 6322

 

Disclaimer:

This report is prepared strictly for private circulation only to clients of PT Waterfront Securities. It is purposed only to person having professional experience in matters relating to investments. The information contained in this report has been taken from sources which we deem reliable. No warranty (express or implied) is made to the accuracy or completeness of the information. All opinions and estimates included in this report constitute our judgments as of this date, without regards to its fairness, and are subject to change without notice. However, none of PT Waterfront Securities and/or its affiliated companies and/or their respective employees and/or agents makes any representation or warranty (express or implied) or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or as to any information contained in this report or any other such information or opinions remaining unchanged after the issue thereof. We expressly disclaim any responsibility or liability (express or implied), its affiliated companies and their respective employees and agents whatsoever and howsoever arising (including, without limitation for any claims, proceedings, action, suits, losses, expenses, damages or costs) which may be brought against or suffered by any person as a results of acting in reliance upon the whole or any part of the contents of this report and neither PT Waterfront Securities, its affiliated companies or their respective employees or agents accepts liability for any errors, omissions or misstatements, negligent or otherwise, in the report and any liability in respect of the report or any inaccuracy therein or omission there from which might otherwise arise is hereby expresses disclaimed.

This document is not an offer to sell or a solicitation to buy any securities. This firms and its affiliates and their officers and employees may have a position, make markets, act as principal or engage in transaction in securities or related investments of any company mentioned herein, may perform services for or solicit business from any company mentioned herein, and may have acted upon or used any of the recommendations herein before they have been provided to you. © PT Waterfront Securities 2015

TAGS:
bankIHSGsahamgabunganemitenbursaefekBEIdividenindeksstocksecuritiesmarketfedmasalahbbtnmyorfomctambangfinancebaraASIIBBCABBNIBBRImayorasiapWIKAPTPPBMRIWaterfrontFFRindogdpminingpickoctavianusmarbunsonatopassemenq3smgrbfininterimbfipanasiasynthetichdtxabadisekawanintipratamasuspenwanacoallisting

RELATED STORIES

Loading interface...