Website Bandara San Fransisco Alami Kebocoran Data
Foto: KCBS Radio
Internasional

Website Bandara San Fransisco Alami Kebocoran Data

Minggu, 12 Apr 2020 | 08:50 | Khalied Malvino

Winnetnews.com -  Bandara Internasional San Fransisco (SFO) mengungkapkan telah terjadi serangan siber terhadap dua website-nya yang menyebabkan kebocoran data pada bulan Maret 2020. Dua situs web yang mengalami insiden adalah SFOConnect.com dan SFOConstruction.com.

Melansir Cyberthreat.id, Sabtu (11/4), SFOConnect.com adalah website pusat informasi bagi karyawan bandara untuk menemukan berita keamanan bandara terbaru yang terkait dengan transportasi udara. Sementara SFOContruction.com didedikasikan untuk proyek-proyek konstruksi SFO.

"Para penyerang memasukkan kode jahat di situs-situs tersebut untuk mencuri kredensial login pengguna," tulis memo yang diposting pada halaman situs web dilansir Threatpost, Jum'at (10/4).

Dalam pemberitahuannya, manajemen bandara mengatakan pengguna bakal terkena dampak langsung dari kebocoran data tersebut. Termasuk pengguna yang mengakses situs web itu dari luar jaringan bandara melalui Internet Explorer pada perangkat pribadi berbasis Windows atau perangkat yang tidak dikelola oleh SFO.

Lebih parahnya lagi, hacker mungkin telah mendapatkan kredensial pengguna dalam serangan pada kedua situs web SFO.

"Tampaknya, penyerang mungkin telah mengakses nama dan password pengguna yang terkena dampak lalu digunakan untuk masuk ke perangkat pribadi korban."

Pihak SFO telah menghapus kode berbahaya yang di-inject kedalam dua situs web tersebut. Pada Senin 23 Maret 2020 SFO juga melakukan pengaturan ulang pada semua email dan password jaringan terkait SFO. Belum jelas berapa banyak pengguna yang terkena dampak kebocoran data ini.

SFO mendesak para pelanggannya yang pernah mengunjungi situs web itu dengan menggunakan peramban web Internet Explorer pada perangkat berbasis Windows untuk mengubah password yang digunakan saat masuk ke smartphone atau ponselnya.

"Anda juga harus mempertimbangkan untuk mengubah kredensial yang menggunakan kombinasi nama pengguna dan password yang sama," jelas memo tersebut.

Bandara Internasional San Fransisco adalah bandara terbesar di Bay Area dan saat ini melayani penerbangan di seluruh Amerika Utara dengan menghubungkan pengguna ke 86 kota di Amerika Serikat dengan 12 maskapai penerbangan domestik.

TAGS:
Serangan siberwebsitebandaraSan Fransiscokebocoran data

RELATED STORIES

Loading interface...